Loading...
Keterangan:

HEADLINE NEWS

Wah, Ongkos Tiket Ke Papua Mahal

Admin On 23.55

Ilustrasi Google
Kesibukan di kampus bertumpuk membuat rencana untuk mau pulang ke papua semakin tertunda. Sebelumnya, saya rencanakan harus pulang pakai Kapal Putih. Namun, dengan kesibukan rencana tersebut saya batalkan untuk bepergian pakai kapal Laut.

Saya ingin pulang ke papua dalam rangka mengikuti seleksi penerimaan reporter (wartawan) yang diadakan oleh Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) kompas.com. Rencananya akan di laksanakan di jalan Percetakan, Hotel Aston, Jayapura, Papua, Pada tanggal 26-27 September 2012. 
 
Waktu untuk seleksi wartawan kompas semakin dekat, satu solusi yang harus gunakan untuk menempuhnya melalui pesawat udara dengan tujuan Jayapura. Apabila gunakan pesawat udara maka, dalam 8 jam sudah tiba di jayapura, Papua. sekitar satu atau dua tempat menjadi tempat transit sesuai dengan ketetapan yang sudah di tetapkan dalam perusahaan tersebut.

Beberapa agen pesawat saya sudah temui. Salah satunya, PT. LINDA JAYA. PT tersebut melayani tours dan travel di Surabaya. Ketika saya menanya tiket tujuan jayapura, semua jenis maskapai penerbangan tujuan Jayapura, tiket paling rendah ± Rp 2. 700.000.00 (Dua juta tujuh ratus ribu rupiah). Bahkan, ada juga harga tiket mencapai ± Rp 4.000.000 (Empat Juta Rupiah). Bagi saya, harga tersebut sangat mahal. Karena, uang yang saya miliki sekitar Rp 2.000.000;00 (Dua juta rupiah). 
 
Saya sempat tanya, harga-harga promo dalam minggu ini. Namun, menurut petugas tidak ada tiket promo. Saya sangat menyesal. Seharusnya, saya sudah pulang dengan Kapal Laut. Sekalipun, perjalanan di tempuh dalam seminggu. Kini, tidak ada lagi pilihan lain, satu-satu transportasi yang saya gunakan dengan pesawat udara. Namun, saya harus minta bantu kemana?. Pasti permohonan utama ke ALLAH.

Standar Ongkos tiket yang sudah di tetapkan, belum pernah berubah. Maksud saya, dulu tahun 2007, ketika saya tamat Sekolah Menengah Atas (SMA), harga tiket sekitar Rp 3.000.000 (Tiga Juta Rupiah). Sekitar 6 tahun lamanya, namun harga tiket pesawat masih sama. 
 
Itu berarti, Pemerintah Pusat belum pernah keluarkan suatu kebijakan untuk mengurangi biaya tiket ini. Bagi orang yang ekonominya lemah, harga segitu memang Sangat mahal. Kami menyadari bahwa pesawat di sedikan bagi orang-orang yang ekonominya mampu. Namun, ketika kebutuhan mendadak paling tidak orang-orang yang ekonomi kelas bawah juga, pasti akan menggunakan pesawat. Oleh karena itu, harus ada kebijakan yang memihak kepada kaum lemah. 
 
Tujuan ke papua, ongkos tiket selalu mahal. Apakah hal tersebut berlaku juga di daerah-daerah lain di Indonesia? Ataukah hanya berlaku bagi orang yang menuju ke Bumi Cenderawasih. Informasi tersebut saya belum tanya secara detail ke petugas. Entalah, kita hidup dalam suatu sistem pemerintah yang “sembraut”. Banyak Undang-Undang yang di keluarkan oleh negara, namun ujung-ujung duit” lirikan lagu dari group band slank”.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *